​Gunungaitoli-Lugasperkara.com
Selasa ,20 Oktober 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemerintah Kota Gunungsitoli terus berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh identitas hukum sejak lahir.Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan inovasi BERSERI (Bersalin di Puskesmas, Akta Kelahiran Terbit),sebuah layanan terpadu untuk mendekatkan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
​Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., secara langsung menyerahkan akta kelahiran kepada bayi yang baru lahir di UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli pada Senin,19 Oktober 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gunungsitoli, sebagai bentuk sinergi lintas perangkat daerah.

​Integrasi Layanan Kesehatan dan Adminduk
​Melalui inovasi BERSERI, pelayanan persalinan di puskesmas diintegrasikan secara langsung dengan pencatatan kelahiran. Mekanisme ini memotong birokrasi sehingga orang tua tidak perlu lagi mengurus dokumen kependudukan secara terpisah setelah proses persalinan.
​Kemudahan Bagi Orang Tua: Memungkinkan keluarga fokus pada pemulihan ibu dan perawatan bayi tanpa terbebani prosedur administrasi yang rumit.

​Pemenuhan Hak Sipil Anak: Akta kelahiran merupakan bukti sah kelahiran yang krusial untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial ke depannya.
​Kolaborasi Lintas Sektor: Sinergi erat antara fasilitas kesehatan (puskesmas) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil demi mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, dan terpadu.

​Imbauan dan Harapan Pemerintah
​Pemerintah Kota Gunungsitoli mengajak masyarakat, khususnya para orang tua yang melahirkan di puskesmas, untuk aktif memanfaatkan layanan BERSERI. Masyarakat diimbau untuk berkoordinasi dengan petugas puskesmas serta memastikan kelengkapan dokumen persyaratan agar proses penerbitan berjalan lancar.
​Dengan inovasi ini, Pemkot Gunungsitoli berharap semakin banyak anak yang terlindungi identitas hukumnya sejak dini, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, efektif, dan responsif demi terwujudnya Gunungsitoli Hebat.
(Happy A.Zalukhu)