Pelalalawan – Riau | Lugasperkara.com
Jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Pangkalan Kerinci menggelar Ibadah Raya pada Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB. Ibadah ini mengangkat tema “Kesatuan dalam Panggilan Allah” dengan Ps. Betel Harefa, S.Th, sebagai pembicara.
Melalui tema tersebut, jemaat diajak memahami pentingnya menjaga kesatuan, membangun kebersamaan, serta menjalankan panggilan Allah secara bersama-sama dalam kehidupan bergereja dan pelayanan.
Pesan utama dalam ibadah ini menekankan bahwa setiap orang memiliki panggilan dan tujuan dalam rencana Allah. Namun, untuk mewujudkan tujuan tersebut, diperlukan kerja sama, kekompakan, kasih, dan kerendahan hati di antara sesama anggota jemaat.
Kesatuan dalam Panggilan Allah Menurut Yohanes 17:21-23
Dalam penyampaian firman Tuhan, Ps. Betel Harefa mengacu pada Yohanes 17:21-23 yang menekankan doa Yesus agar semua orang percaya menjadi satu, sebagaimana Bapa di dalam Yesus dan Yesus di dalam Bapa.
Kesatuan Jemaat GKKD Pangkalan Kerinci dalam Pelayanan
Ps. Betel Harefa menegaskan bahwa panggilan Allah perlu dikerjakan secara bersama-sama.
Dengan semangat kebersamaan, setiap anggota jemaat diharapkan mampu mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan tujuan pelayanan yang lebih besar.
Efesus 4:3-5 Mengajarkan Pentingnya Memelihara Kesatuan
Selain Yohanes 17:21-23, pesan ibadah juga sejalan dengan Efesus 4:3-5 yang mengajarkan umat percaya untuk memelihara kesatuan Roh melalui ikatan damai sejahtera.
Firman Tuhan tersebut mengingatkan bahwa orang percaya merupakan satu tubuh dan satu Roh, dipanggil dalam satu pengharapan, serta berpegang pada satu Tuhan, satu iman, dan satu baptisan.
Dalam kehidupan jemaat, kesatuan perlu dipelihara melalui sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, dan menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan. Kesatuan yang kuat menjadi salah satu landasan penting bagi keberlangsungan pelayanan gereja.
Filipi 2:2-4 Menjadi Dasar untuk Sehati Sepikir
Pesan tentang kesatuan juga ditegaskan dalam Filipi 2:2-4. Ayat tersebut mengajak orang percaya untuk sehati sepikir, hidup dalam satu kasih, satu jiwa, dan satu tujuan.
Firman Tuhan itu juga mengingatkan agar setiap orang tidak hanya mencari kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia. Sebaliknya, setiap orang diajak untuk memiliki kerendahan hati, menghargai orang lain, serta memperhatikan kepentingan sesama.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan jemaat yang harmonis. Melalui kasih dan kerendahan hati, setiap anggota gereja dapat saling menguatkan dan mengambil bagian dalam pelayanan tanpa mengutamakan kepentingan pribadi.
Mewujudkan Visi Tuhan melalui Kesatuan Jemaat
Ibadah Raya GKKD Pangkalan Kerinci dengan tema “Kesatuan dalam Panggilan Allah” menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya persatuan dalam menjalankan tugas pelayanan.
Melalui pesan yang disampaikan Ps. Betel Harefa, jemaat diharapkan semakin memahami bahwa setiap orang memiliki peran dalam rencana Allah. Dengan menjaga kesatuan dan bekerja bersama, pelayanan gereja dapat terus bertumbuh serta berkontribusi dalam pembangunan tubuh Kristus.
Pada akhirnya, kesatuan dalam panggilan Allah mengingatkan setiap orang percaya bahwa tujuan pelayanan tidak dicapai dengan berjalan sendiri-sendiri, melainkan melalui kasih, kerendahan hati, dan kebersamaan dalam menjalankan kehendak Tuhan.
Jurnalis : Junius Zalukhu
Editor : Redaksi


