Dumai Lugasperkara.com Pertanyaan serius kembali muncul atas pengawasan operasional di Kilang Pertamina Patra Niaga RU Dumai. Rabu malam (2/9/2026), dentuman keras yang membesar disertai nyala api obor yang memantik kepanikan warga, kembali mengingatkan publik betapa krusialnya standar keselamatan di kawasan strategis ini. Warga terpaksa keluar rumah, berkumpul di gerbang kilang menunggu kejelasan yang baru datang keesokan harinya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertamina akhirnya mengakui adanya kendala operasional pada salah satu unit proses yang memicu pelepasan tekanan ke sistem api obor. Muhammad Rum selaku Area Manager Communication, Relations & CSR memastikan tidak ada bahaya material, namun tetap menyampaikan permohonan maaf atas ketakutan dan gangguan yang dialami masyarakat.

“Kondisi sudah ditangani sesuai prosedur dan kilang kini aman. Kami mohon maaf kepada warga yang merasa terganggu,” katanya.

Insiden ini menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan dini dan prosedur pengaktifan unit agar kelalaian yang sama tidak terus berulang. Masyarakat menuntut jaminan keamanan yang lebih nyata, bukan sekadar pernyataan maaf pasca kejadian.

Yogi : Kabiro