Gunungsitoli// Lugasperkara.com
Kacap BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nias Gunungsitoli Tunggul RM Sitorus, Jum’at 29/05/2026 berusahan membuat berita klarifikasi melalui berita online agar santunan kematian An SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE Sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak dibayarkan kpd ahli waris
Dengan penjelasan Tunggul RM Sitorus selaku kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Nias Gunungsitoli telah sesuai prosedur yang dilakukan oleh ARZ selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) pada didaftarkan SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan pada pengajuan klaim santunan kematian SAROBALI GULO tgl 24/11/2025 sudah enam bulan yang sudah diterima dokumen lengkap pengajuan klaim santunan kematin SAROBALI GULO baru di Verfikasi dilapangan pada bulan mei 2026 ini, namun hasil Verifikasi dilapangan tidak benar dan tidak sesuai agar tidak dibayarkan Santunan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kpd ahli waris
Pengajuan klaim santunan kematian An FATIZANOLO LASE pada tgl 12/03/2026 sudah beberapa bulan telah diterima dokume lengkap dan baru di Verifikasi dilapangan bulan mei 2026 ini dan hasil Verifikasi lapangan tidak benar dan tidak jelas alasan agar tidak dibayarkan santunan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris
Dalam hal ini ke 2 (dua) ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan langsung menanyakan kepada ARZ selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) perihal penolakan klaim santunan kematian ke 2 (dua) peserta BPJS Ketenagakerjaan karena ahli waris tersebut merasa dirugikan
ARZ Selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) lalu mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan pd hari jum’at yang lalu tgl 22/05/2026 dan bertemu dengan pegawai BPJS Ketenagakerjaan LEO SILALAHI dan pegawai bagian Verifikasi lapangan untuk memperjelaskan peritiwan pendaftaran SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE Arz menjelaskan, sebelum saya daftarkan yang ke 2 (dua) orang tersebut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan saya sudah cek bahwa SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE dalam keadaan sehat tak ada penyakit satu pun ujar ARNI ZEB.
Leo Silalahi dan pagawai bagian Verifikasi lapangan tidak menghiraukan penjelasan ARZ Selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) dan mereka selalu bertahan aga tidak dibayarkan santunan kematian kepada ahli waris, karena rasa kekecewaan ke 2 (dua) ahli waris atas perbuatan pegawai kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang nias Gunungsitoli ke 2 (dua) ahli waris membuat surat pengaduan kpd ibu Menteri Ketenagakerjaan pusat dan kpd Dewan pengawasan BPJS Ketenagakerjaan pusat
Direksi BPJS Ketenagakerjaan Pusat segera copot kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Nias Gunungsitoli An Tunggul Rinton Mardon Sitorus dan pegawai lain-nya An Leo Silalahi beserta pagawai bagian Verifikasi lapangan copot segera dan sangat mempesulit ahli waris peserta BPJSCopot Kacap BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nias Gunungsitoli Tunggul Rinton Mardon Sitorus Beserta Pegawai-nya
Kacap BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nias Gunungsitoli Tunggul RM Sitorus, Jum’at 29/05/2026 berusahan membuat berita klarifikasi melalui berita online agar santunan kematian An SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE Sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak dibayarkan kpd ahli waris
Dengan penjelasan Tunggul RM Sitorus selaku kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Nias Gunungsitoli telah sesuai prosedur yang dilakukan oleh ARZ selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) pada didaftarkan SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan pada pengajuan klaim santunan kematian SAROBALI GULO tgl 24/11/2025 sudah enam bulan yang sudah diterima dokumen lengkap pengajuan klaim santunan kematin SAROBALI GULO baru di Verfikasi dilapangan pada bulan mei 2026 ini, namun hasil Verifikasi dilapangan tidak benar dan tidak sesuai agar tidak dibayarkan Santunan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kpd ahli waris
Pengajuan klaim santunan kematian An FATIZANOLO LASE pada tgl 12/03/2026 sudah beberapa bulan telah diterima dokume lengkap dan baru di Verifikasi dilapangan bulan mei 2026 ini dan hasil Verifikasi lapangan tidak benar dan tidak jelas alasan agar tidak dibayarkan santunan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris
Dalam ini ke 2 (dua) ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan langsung menanyakan kepada ARZ selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) perihal penolakan klaim santunan kematian ke 2 (dua) peserta BPJS Ketenagakerjaan karena ahli waris tersebut merasa dirugikan
ARZ Selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) lalu mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan pd hari jum’at yang lalu tgl 22/05/2026 dan bertemu dengan pegawai BPJS Ketenagakerjaan LEO SILALAHI dan pegawai bagian Verifikasi lapangan untuk memperjelaskan peritiwan pendaftaran SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE Arz menjelaskan, sebelum saya daftarkan yang ke 2 (dua) orang tersebut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan saya sudah cek bahwa SAROBALI GULO dengan FATIZANOLO LASE dalam keadaan sehat tak ada penyakit satu pun ujar ARNI ZEB.
Leo Silalahi dan pagawai bagian Verifikasi lapangan tidak menghiraukan penjelasan ARZ Selaku Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) dan mereka selalu bertahan agar tidak dibayarkan santunan kematian kepada ahli waris, karena rasa kekecewaan ke 2 (dua) ahli waris atas perbuatan pegawai kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang nias Gunungsitoli ke 2 (dua) ahli waris membuat surat pengaduan kpd ibu Menteri Ketenagakerjaan pusat dan kpd Dewan pengawasan BPJS Ketenagakerjaan pusat
Direksi BPJS Ketenagakerjaan Pusat segera copot kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Nias Gunungsitoli An Tunggul Rinton Mardon Sitorus dan pegawai lain-nya An Leo Silalahi beserta pagawai bagian Verifikasi lapangan copot segera dan sangat mempesulit ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Pulau nias Gunungsitoli (Bls) di Pulau nias Gunungsitoli (Bls)
(ESON)
Ketua JPKP Nias Minta Copot Kacap BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nias Gunungsitoli Tunggul Rinton Mardon Sitorus Beserta Pegawai-nya
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar.

